Senin, 05 Maret 2018

Assalamu'alaikum Wr.Wb

     Ketemu lagi dengan artikel Saya yang ke-lima ini,, semoga tidak bosan dengan artikel ini. Ini mungkin sedikit berbeda dengan artikel Saya yang lainnya. Kali ini saya akan bercerita dengan pengalamanku waktu ikut ekstra disekolahku.
Sebelumnya perkenalkan nama saya Fara Husna Aida Putri, Saya duduk dibangku SMP kelas 9.
     Saya mengikuti ekstra PBB di sekolahku. Awal Saya mengikuti ekstra ini waktu Saya kelas 8 karena waktu Saya kelas 7 belum tertarik atau belum tau lebih tentang ekstra tersebut. Dan waktu Saya kelas 8 tiba-tiba Saya ingin mengikuti ekstra tersebut.
     Setelah beberapa bulan ikut Pbb, Saya baru tau rasanya ikut pbb itu ternyata sangat bermanfaat.
Selain bisa merubah karakter, kita jadi tau bagaimana gerakan yang benar. Setelah melewati hari-hari tersebut, waktu tanggal 17 Agustus kami diajukan untuk display di lapangan merdeka sebagai wujud memeriahkan HUT
 
 Saat kami udah mulai display didepan banyak orang yang sedang melaksanakan upacara, Kami berusaha untuk yakin bahwa Kami bisa.
    Disitulah Kami juga merasakan tampil didepan banyak orang itu memang tidak mudah. Sebelum Kami melaksanakan display, beberapa minggu sebelum tampil,Kami juga latihan mulai jam 2 sampai 4/5 sore,, Biasanya sebelum latihan, Kami pemanasan terlebih dahulu, pemanasan tersebut meliputi Lari putar lapangan/halaman timur diSekolahku, kurang lebih 10 sampai 20 kali,, Lalu setelah selesai lari,Kami push up sebanyak kurang lebih 30 kali,, Waktu Kami gladi kotor dilapangan merdeka, Kami dites mentalnya... Waktu selesai gladi kotor, kita dimarahi oleh pembina,karena gerakan Kami belum sesuai yang diinginkan, tapi semua itu untuk kebaikan Kami. Lalu hari berikutnya Kami gladi bersih, waktu gladi bersih Kami juga dilihat perkembangannya . Ya Alhamdulillah, Pembina berkata bahwa gladi bersih nya lumayan bagus.. Ya walaupun lumayan, setidaknya Kami udah berjuang dan berusaha untuk lebih baik.  Pas waktu Kami tampil di dilapangan merdeka, Ya Alhamdulillah gerakannya lebih baik dari yang sebelumnya...
Itulah pengalaman dari Saya, kurang lebihnya mohon dimaafkan mungkin cerita Saya muter-muter😂
Terima kasih udah melihat  atau membaca pengalaman Saya...
Pesan Saya "Tetaplah berusaha sebaik mungkin, karena Usaha tidak mengkhianati Hasil"
 Wassalamu'alaikum Wr.Wb.





Minggu, 04 Maret 2018


Pesan-pesan Bung Karno untuk Bangsa Indonesia :
Bung Karno: “Lebih baik jadi Singa 1 hari, drpd jadi kucing seumur hidup!” Merdeka!”
“Jadilah generasi muda pemimpin berjiwa besar, cinta damai & lawan penindasan serta pereratlah tali persaudaraan”.
“Bagi saya kesejahteraan umum itu sumber kebahagiaan rakyat, negara tidak boleh menjadi tempat bagi penggarong atas nama kapital, atas nama komoditi”.
“Pemilihan umum jangan menjadi tempat pertempuran. Perjuangan kepartaian yang dapat memecah persatuan bangsa Indonesia”.
“Kita ingin mendirikan satu Negara, “semua buat semua”, bukan satu Negara untuk satu orang, bukan satu Negara untuk satu golongan, walaupun golongan kaya. Tetapi kita mendirikan Negara “semua buat semua”.
“JAS MERAH! Jangan sekali-sekali meninggalkan sejarah!”
“Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa”.
“Jadilah penyambung lidah rakyat Indonesia”.
“Apa kita masih bertujuan yang sama ? Apa kita masih bertujuan untuk menciptakan bangsa yang adil dan makmur ? Kemana Indonesia melangkah ? Kemana tujuan Indonesia ? Sudah dimana Indonesia saat ini setelah merdeka? Kemana bangsa Indonesia yang besar ini melangkah ?
Jangan mau dibodohi oleh siapapun !
Hai pemuda-pemudi Indonesia, bangkitlah majulah, bersikap kritislah demi Indonesia jaya!
Hai pemuda-pemudi Indonesia, bangkitlah, majulah demi Indonesia mandiri jaya bermartabat, adil dan makmur!”
“Koruptor adalah pengkhianat bangsa!”
“Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia”
“Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno)
“Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno)
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961)
“Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno
“Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno)
“……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno)
“Kita belum hidup dalam sinar bulan purnama, kita masih hidup di masa pancaroba, tetaplah bersemangat elang rajawali “. (Pidato HUT Proklamasi, 1949 Soekarno)
“Janganlah mengira kita semua sudah cukup berjasa dengan segi tiga warna. Selama masih ada ratap tangis di gubuk-gubuk pekerjaan kita selesai ! Berjuanglah terus dengan mengucurkan sebanyak-banyak keringat.” (Pidato HUT Proklamasi, 1950 Bung Karno)
“Firman Tuhan inilah gitaku, Firman Tuhan inilah harus menjadi Gitamu : “Innallahu la yu ghoiyiru ma bikaumin, hatta yu ghoiyiru ma biamfusihim”. ” Tuhan tidak merobah nasibnya sesuatu bangsa sebelum bangsa itu merobah nasibnya” (Pidato HUT Proklamasi, 1964 Bung Karno)
Kita harus ingat perjuangan bangsa Indonesia.